Categories Nasional

Marwah Intitusi TNI Tercoret, Jelas Nyata Dugaan Pratek Penagihan Uang Ke Penambang Emas Ilegal Gunung Botak

Maluku (alodelima.com) – Dugaan praktik penagihan uang kepada para penambang emas kembali mencuat di wilayah Desa Dava, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru. Isu ini menjadi perhatian publik setelah beredar informasi adanya oknum aparat yang diduga meminta sejumlah uang kepada penambang yang melintas di depan pos pengamanan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para penambang yang hendak melintas disebut-sebut diminta membayar sebesar Rp50 ribu per kendaraan roda dua. Penagihan tersebut diduga terjadi di sekitar pos Koramil yang berada di jalur aktivitas pertambangan emas Gunung Botak.

Sejumlah warga menilai, persoalan ini bukan sekadar soal nominal uang, melainkan menyangkut marwah dan kehormatan institusi negara di mata masyarakat. Jika benar terjadi, praktik tersebut dinilai tidak memiliki dasar hukum dan berpotensi masuk dalam kategori pungutan liar (pungli).

“Ini bukan soal besar kecilnya uang, tapi soal nama baik institusi. Jika memang ada penagihan seperti itu, tentu tidak dibenarkan secara hukum,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Di sisi lain, masyarakat juga mempertanyakan kehadiran aparat di kawasan tambang yang hingga kini masih berstatus ilegal. Mereka menilai, jika aparat ditugaskan untuk pengamanan, seharusnya aktivitas pertambangan telah memiliki legalitas yang jelas.

“Kalau tambangnya masih ilegal, lalu ada penarikan uang, ini bisa menimbulkan persepsi bahwa aktivitas ilegal justru difasilitasi,” tambah warga lainnya.

Warga Kabupaten Buru mengaku telah lama mendengar dugaan praktik tersebut. Bahkan disebutkan, setiap penambang yang melintas diwajibkan berhenti dan memberikan sejumlah uang kepada petugas di pos.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, masyarakat mendesak pihak terkait, khususnya pimpinan TNI Pangdam XV/Pattimura agar segera memerintahkan jajaran nya melakukan investigasi langsung di lapangan.

Transparansi dan penegakan hukum dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik.
“Kalau ini tidak benar, silakan turun langsung ke lokasi dan lihat sendiri. Tapi jika benar terjadi, harus ada tindakan tegas,” tegas warga.

Masyarakat jugadiminta untuk jangan takut mengvidiokan jika memang terbukti ada penagihan uang ke para penambang emas ilegal gunung botak. (Budi)

More From Author

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait: