Categories Tulang Bawang Barat

Akses Jalan Tani Nyaris Putus, Warga Tiuh Karta Raya Keluhkan Jembatan Ambrol dan Tumpukan Sampah

TUBABA (alodelima.com) – Kondisi infrastruktur jembatan yang terletak di Tiuh (Desa) Karta Raya, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, kian memprihatinkan. Jembatan yang menjadi akses vital bagi aktivitas pertanian warga setempat kini dalam kondisi retak, ambrol, dan terancam ambruk total.
Hingga saat ini (16/7/2026), diduga belum ada respons atau tindakan nyata baik dari Pemerintah Tiuh Karta Raya maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tubaba. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi masyarakat yang setiap hari bergantung pada jalur tersebut.
Salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan rasa was-wasnya. Ia memprediksi jembatan tersebut tidak akan bertahan lama jika terus dibiarkan tanpa perbaikan.
“Kami meminta tolong agar jembatan ini segera diperbaiki. Jembatan Jalan Usaha Tani (JUT) di Karta Raya ini sudah nyaris putus dan ambruk. Padahal, jalan ini aktif digunakan lalu lalang kendaraan roda dua maupun roda empat. Ini adalah akses tembus dari Karta Raya menuju Tiuh Way Sido, Kecamatan TBU,” ujarnya.
Tidak hanya masalah struktur bangunan yang retak, warga juga mengeluhkan dampak lingkungan di sekitar jembatan. Aliran air sungai di bawah jembatan saat ini tersumbat total oleh material reruntuhan batu dan tumpukan sampah yang meluap.
Akibatnya, air yang menggenang menimbulkan bau busuk menyengat dan berpotensi menjadi sarang wabah penyakit.
Terkait ancaman kesehatan ini, warga juga mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tubaba untuk turun tangan melihat kondisi riil di lapangan, khususnya di wilayah Way Lunik.
“Sangat ironis jika jembatan ini sampai terputus. Jembatan ini adalah urat nadi perekonomian kami menuju kawasan perkebunan warga di Way Lunik. Kalau ambruk, kami tidak bisa lagi mencari rezeki. Kami mengajak pemerintah tiuh dan dinas terkait untuk bersama-sama menjaga dan memperbaiki fasilitas ini demi kesehatan dan keselamatan masyarakat,” pungkas Reswanto, perwakilan warga setempat. (Red)

More From Author

Leave a Reply

Berita Terkait: