Bandar Lampung (Alodelima.com) – Pengurus (Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Tahun 2026 bertajuk “Konsolidasi Organisasi, Optimalisasi Pembinaan, dan Sukses Porprov Untuk Prestasi PON 2028”.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh cabang olahraga (cabor) anggota KONI Lampung, dan KONI Kabupten/kota se-Provinsi Lampung. Kegiatan ini digelar di Ballroom Hotel Emersia dan Resort Bandar Lampung pada Selasa (21/7/2026).
Ketua KONI Lampung Taufik Hidayat mengatakan, Rakerprov ini digelar untuk memperkuat tata kelola organisasi keolahragaan di Lampung hingga program penguatan pembinaan atlet yang terus ditingkatkan.
“Pada Rakerprov ini, kami konsolidasikan komitmen bersama, menuju olahraga prestasi di Lampung, yang menjadi tanggung jawab bersama seluruh komponen,” kata dia dalam sambutannya.
Taufik Hidayat pun meminta para pengusus dan penggiat olahraga di Lampung, untuk meningkatkan semangat kebersamaan dalam membangun organisasi profesional dan disiplin prestasi.
“Lewat forum ini, kami harap bisa menjadi momentum bersama untuk kemajuan olahraga di Lampung. Kami sudah mengelompokkan cabang olahraga unggulan, dan rutin membangun komunikasi untuk persiapan PON di 2028 mendatang,” ucap Taufik.
Sementara, mewakili Gubernur Lampung, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, M. Firsada mengatakan, pemerintah mendukung penuh KONI Lampung, tidak hanya dalam kompetisi tapi juga dalam berbagai pembinaan olahraga.
“Dengan seleksi dan pembinaan yang kuat dari KONI Lampung, diharapkan bisa mencari bibit-bibit terbaik di Lampung, karena Lampung punya sumber daya yang cukup banyak,” kata dia.
Atas dasar itu,Firsada yakin KONI Lampung bersama pengusus cabang olahraga di Lampung, bisa memilih bibit-bibit yang berbakat untuk berprestasi. “Tentunya semua ini harus ada pembinaan yang berkelanjutan, dan Lampung harus punya peringkat nasional sehingga bibit-bibit ini akan muncul prestasinya,” ujarnya.
Pemprov Lampung juga mendukung pembinaan atlet di Lampung, lewat pendanaan yang bersumber dari APBD dan APBN, serta melibatkan pihak swasta untuk menjadi sponsor kegiatan pembinaan olahraga.
