Bandar Lampung (Alodelima.com) – Bhayangkara Presisi Lampung FC membidik kemenangan perdana saat bertandang ke markas Dewa United FC, dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027, di Banten International Stadium (BIS), Serang, Jumat (11/9/2026) pukul 15.30 WIB.
Skuad The Guardians of Saburai memiliki modal hasil imbang 1-1 di kandang, Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026), saat bersua Persebaya Surabaya. Ditengah gempuran abu vulkanik anak Gunung Krakatau, tim kebanggaan warga Lampung bertolak ke Banten melalui jalur darat dan laut.
Pelatih Kepala Bhayangkara Presisi Lampung FC, Oscar Bruzon mengaku, timnya datang ke Banten dengan misi utama mengamankan poin sebanyak-banyaknya. Menurutnya, tiga pekan diawal kompetisi menjadi periode penting. Untuk itu, setiap pertandingan harus dimaksimalkan untuk mengumpulkan poin.
“Untuk menghadapi laga besok (versus Dewa United), kita berusaha meraih poin yang sebanyak-banyaknya. Dan untuk laga besok memang kita memaksimalkan laga awal di tiga pekan,” kata dia, dalam Pre-Match Press Conference, Kamis (10/9/2026) siang.
Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut mengungkapkan, timnya percaya diri karena performa pada laga perdana kontra Persebaya. Dalam laga tersebut, timnya mampu bangkit dan comeback mencetak gol pada babak kedua. Dan itu jadi suntikan motivasi bagi tim untuk menghadapi tantangan berikutnya.
“Kita ketinggalan dibabak awal, selanjutnya bisa menyamakan skor di babak kedua. Ini merupakan motivasi untuk menatap laga selanjutnya melawan Dewa United,” ungkap Oscar.
Pelatih yang musim lalu meraih juara bersama tim asal India, East Bengal tersebut menjelaskan, persiapan timnya menuju pertandingan ini bukan tanpa kendala. Erupsi Gunung Anak Krakatau sempat mengganggu agenda tim dalam mempersiapkan diri. Namun, ia memastikan tidak membiarkan situasi tersebut mengganggu fokus.
“Berbagai solusi dilakukan agar persiapan tetap berjalan maksimal. Dua hari kita melakukan persiapan dengan sangat baik, melakukan latihan secara indoor. Dari pemain yang ada, semua dalam kondisi yang sangat baik, siap menghadapi pertandingan besok,” jelas Oscar.
Sementara, pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC asal Mali, Moussa Sidibe, meminta seluruh rekan setimnya agar menjadikan duel kontra Persebaya sebagai pelajaran. Menurutnya, tim telah melakukan evaluasi sekaligus membenahi sejumlah kekurangan yang terlihat pada laga sebelumnya.
“Dari hasil pertandingan di pekan pertama menghadapi Persebaya FC menjadikan motivasi untuk menatap pertandingan selanjutnya melawan Dewa United,” kata Sidibe.
Ia memastikan persiapan tim sudah dilakukan dengan baik. Para pemain juga telah memahami hal-hal yang perlu diperbaiki agar bisa tampil lebih solid. Sidibe juga bercerita tentang pengalaman pertamanya bepergian menggunakan kapal laut. Meski menjadi pengalaman baru dalam kariernya, perjalanan tersebut tak memengaruhi kesiapan timnya.
“Untuk pertama kali dalam karier saya bepergian dengan menggunakan kapal laut, akan tetapi tidak memberikan efek apa pun bagi tim. Saat ini kami fokus saja pada persiapan menghadapi Dewa United dan yang paling penting bisa mencuri poin,” ucap pemain berusia 31 tahun tersebut.
