Categories Olahraga

KONI Lampung Dorong Barongsai Jadi Andalan Dongkrak Medali di PON

Bandar Lampung (Alodelima.com) – Festival Barongsai Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Lampung digelar di Mall Chandra Lampung, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk membangkitkan kembali prestasi barongsai, sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi persaingan di tingkat nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat mengatakan, barongsai memiliki potensi untuk berkembang menjadi cabang olahraga andalan yang dapat menyumbangkan medali bagi Provinsi Lampung.

Menurutnya, Lampung saat ini memiliki 68 cabang olahraga prestasi, termasuk barongsai, yang membutuhkan pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing atlet.

Taufik mendorong FOBI Lampung membenahi kembali pembinaan atlet dan memperluas pengembangan olahraga barongsai hingga ke kabupaten dan kota. Sejumlah daerah, seperti Tanggamus dan Lampung Tengah, dinilai memiliki potensi yang dapat dikembangkan.

“Kami berharap FOBI Lampung mulai membenahi kembali pembinaan agar prestasi bisa dicapai dengan baik ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, festival menjadi salah satu sarana untuk membangun kembali minat masyarakat terhadap olahraga barongsai sekaligus menemukan bibit atlet potensial. Para atlet juga diharapkan bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.

Sementara itu, Ketua Harian Pengurus Besar (PB) FOBI, Arifin Himawan menegaskan, bahwa harapan KONI Lampung terhadap prestasi barongsai menjadi tantangan bagi pengurus untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan latihan atlet.

“Kejuaraan tingkat Sumatera atau Porwil direncanakan menjadi bagian dari agenda persiapan menuju babak kualifikasi PON 2028. Karena itu, atlet perlu mempersiapkan diri melalui latihan yang konsisten, disiplin, dan terarah,” Ucapnya.

Menurutnya, keberhasilan dalam olahraga tidak dapat diraih secara instan, tetapi harus melalui proses latihan yang sungguh-sungguh. Ia juga mengingatkan para atlet agar tetap mengutamakan pendidikan dan terus belajar dari pelatih, teman, serta lingkungan sekitar.

Arifin berpesan agar atlet tidak berkecil hati ketika mengalami kekalahan. Sebaliknya, kekalahan harus dijadikan motivasi untuk memperbaiki kemampuan. Sementara atlet yang meraih kemenangan harus terus berlatih agar prestasinya dapat dipertahankan.

“Kejuaraan dan festival ini menjadi pembuktian dari proses latihan yang telah dijalani. Tanpa latihan yang sungguh-sungguh, atlet tidak mungkin menjadi yang terbaik,” pesannya.

Ia berharap, melalui festival tersebut, pembinaan barongsai di Lampung semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Sinergi antara FOBI dan KONI Lampung diharapkan dapat memperkuat pembinaan, memperluas partisipasi masyarakat, serta mempersiapkan atlet barongsai Lampung agar mampu memberikan kontribusi prestasi pada ajang olahraga nasional mendatang

More From Author

Leave a Reply

Berita Terkait: