Tubaba (alodelima.com) – Potret buram dunia pendidikan anak usia dini terlihat di Kelurahan Dayamurni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat. PAUD Pertiwi Dayamurni yang seharusnya menjadi tempat bermain dan belajar ceria bagi anak-anak, kini tampak terbengkalai dan tidak terurus.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Rabu (24/10/2026), papan nama PAUD yang sudah berkarat dan robek masih berdiri di depan. Halaman sekolah yang seharusnya hijau, kini kering, dipenuhi rumput ilalang dan semak belukar. Ayunan besi di halaman pun tampak berkarat dan tidak layak pakai.
Padahal, PAUD ini memiliki dua program penting:
1. Kelompok Bermain (KOBER)
2. Taman Kanak-Kanak (TK)
Bangunan dengan mural warna-warni alfabet dan angka yang seharusnya ceria, kini terlihat sepi tanpa aktivitas anak-anak. Genteng yang mulai melengkung dan halaman yang gersang menjadi pertanda bahwa fasilitas pendidikan ini sudah lama tidak mendapat perhatian.
Warga sekitar menyayangkan kondisi tersebut. Padahal PAUD merupakan pondasi utama pendidikan karakter anak.
“Kasihan anak-anak Dayamurni, kalau PAUD nya begini siapa yang mau sekolah di sini. Kami berharap Kepalo Tiyuh dan Dinas Pendidikan Tubaba turun langsung lihat kondisinya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola PAUD maupun Kelurahan Dayamurni terkait tidak aktifnya kegiatan belajar mengajar di PAUD Pertiwi Dayamurni.
Masyarakat berharap Pemkab Tubaba melalui Dinas Pendidikan dan Kelurahan Dayamurni segera melakukan revitalisasi agar PAUD ini kembali berfungsi sebagai tempat yang layak dan aman untuk tumbuh kembang anak usia dini di kelurahan,dayamurni tutup. (Reswanto)
