Bandar Lampung (Alodelima.com) Panitia Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Lampung 2026 memperketat pengamanan dan pengawasan guna memastikan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung aman, tertib, lancar, serta menjunjung tinggi sportivitas (fair play).
Koordinator Pertandingan Porprov X Lampung 2026, Suhaimi atau yang akrab disapa Mister Emik, menegaskan terdapat empat poin krusial yang menjadi perhatian serius seluruh cabang olahraga (cabor) dan Technical Delegate (TD). Hal tersebut disampaikannya pada Sabtu (7/11/2026) sebagai langkah antisipasi untuk menghindari berbagai potensi kendala di lapangan.
Pertama, panitia mewajibkan screening ulang meski masa pendaftaran atlet telah ditutup. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keabsahan data atlet sekaligus mencegah kemunculan atlet ilegal atau “siluman” yang berpotensi memicu protes dan kisruh antarkontingen.
Kedua, penekanan terhadap nilai fair play. Seluruh perangkat pertandingan dan wasit dituntut menjaga netralitas serta profesionalisme. Setiap TD juga diwajibkan menandatangani pakta integritas guna menjamin jalannya kompetisi sesuai regulasi yang berlaku.
Ketiga, pengawasan ekstra untuk cabor rawan gesekan. Panitia memetakan sejumlah cabor yang memiliki potensi tinggi terjadinya gesekan, seperti olahraga permainan (sepak bola, bola basket, dan bola voli) serta cabor bela diri dengan kontak fisik tinggi. Pengamanan di venue akan melibatkan Satpol PP serta dukungan dari Polresta Bandar Lampung.
Keempat, standar kesiagaan medis yang ketat. Panitia memberlakukan aturan wajib bagi tim medis dan unit ambulans untuk berada di lokasi pertandingan selambat-lambatnya 30 menit sebelum laga dimulai. Selain itu, pendataan rumah sakit terdekat telah dilakukan sebagai langkah tanggap darurat.
“Kami tidak ingin ada celah untuk atlet siluman atau kecurangan sekecil apa pun. Screening ulang yang ketat dan penandatanganan pakta integritas bagi setiap Technical Delegate adalah harga mati untuk menjaga marwah dan sportivitas Porprov X Lampung 2026,” tegas Mister Emik.
Melalui langkah-langkah antisipatif tersebut, panitia berharap Porprov X Lampung 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan medali semata, melainkan juga panggung pembinaan olahraga yang profesional, aman, dan menjunjung tinggi integritas.
