Pesisir Barat (alodelima.com) – Dinas Sosial, P3AKB Kabupaten Pesisir Barat menggelar rapat Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026 di Aula Sunset Beach, Way Redak, Kecamatan Pesisir Tengah, Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat komitmen lintas sektor guna mewujudkan Kabupaten Layak Anak yang tidak hanya unggul secara administratif, tetapi juga nyata dalam implementasi di lapangan.
Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, menegaskan bahwa pelaksanaan KLA tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin tahunan tanpa capaian yang signifikan.
”Mudah-mudahan tahun 2026 ini bisa meningkat, sesuai apa yang kita inginkan bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, seluruh pihak harus saling mendukung dan berkolaborasi agar target peningkatan predikat KLA dapat tercapai.
”Seluruh OPD harus saling membahu dan mensupport, sehingga target KLA 2026 bisa diwujudkan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3AKB Pesisir Barat, Irhamudin, menyampaikan bahwa rapat gugus tugas ini bertujuan memastikan predikat Kabupaten Layak Anak tidak hanya sebatas pemenuhan administrasi.
”Gelar KLA harus benar-benar mencerminkan kondisi daerah yang layak anak di semua sektor, bukan hanya di atas kertas,” katanya.
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 Kabupaten Pesisir Barat yang dikenal sebagai Negeri Para Sai Batin dan Ulama masih berada pada peringkat Madya. Untuk itu, pada tahun 2026 pemerintah daerah menargetkan peningkatan ke peringkat Nindya.
Menurut Irhamudin, hingga saat ini proses penginputan penilaian KLA telah mencapai skor 620. Pihaknya optimistis angka tersebut masih bisa ditingkatkan dalam waktu yang tersisa.
”Penginputan sampai saat ini berada di skor 620. Kita berharap bisa mencapai skor 800. Masih ada waktu tujuh hari ke depan, semoga poin-poin yang diharapkan bisa tercapai,” ungkapnya.
”Rapat KLA 20206 ini juga diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak di Kabupaten Pesisir BaratBarat,” pungkasnya.
