Categories Nasional

Gunung Nona Digempur Alat Berat, Kapolres Buru Ditantang Tunjukkan Ketegasan

BURU,Maluku (alodelima.com) — Aktivitas pertambangan emas yang diduga ilegal di kawasan Gunung Nona, Desa Wapsalit, Kecamatan Lolongguba, Kabupaten Buru, kembali menjadi sorotan.

Sejumlah alat berat jenis excavator disebut terlihat berada di kawasan tambang emas Gunung Nona. Keberadaan alat berat tersebut menimbulkan pertanyaan publik mengenai pengawasan dan penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.

Di tengah kepemimpinan baru Polres Buru, Kapolres Buru AKBP Andi Zulkifli diharapkan dapat mengambil langkah tegas dengan melakukan pengecekan langsung serta menertibkan penggunaan alat berat yang diduga beroperasi di kawasan pertambangan tersebut.

Jika keberadaan alat berat itu terbukti digunakan untuk aktivitas pertambangan tanpa izin, publik tentu berharap aparat penegak hukum tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum, termasuk menertibkan dan mengeluarkan alat berat dari lokasi.

Sebab, keberadaan alat berat di kawasan yang diduga merupakan lokasi pertambangan ilegal bukan persoalan kecil. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius agar tidak menimbulkan kesan bahwa aktivitas pertambangan tanpa izin dapat berlangsung tanpa pengawasan.

Pertanyaan publik kini tertuju kepada Polres Buru sejauh mana pengawasan dilakukan dan langkah hukum apa yang akan diambil terhadap penggunaan alat berat di Gunung Nona?

Penertiban yang tegas dan transparan dinilai penting untuk memastikan bahwa setiap aktivitas pertambangan di Kabupaten Buru berjalan sesuai aturan serta tidak merugikan kepentingan masyarakat maupun lingkungan.

Polres Buru diharapkan segera melakukan pemeriksaan di lapangan dan memberikan penjelasan terbuka kepada publik mengenai status alat berat serta legalitas aktivitas pertambangan di kawasan Gunung Nona.(*)

More From Author

Leave a Reply

Berita Terkait: