Categories Olahraga Sepakbola

Incar Kemenangan, Bhayangkara Presisi Lampung FC Waspadai Kebangkitan PSIM

Bandar Lampung (Alodelima.com) — Bhayangkara Presisi Lampung FC mengincar kemenangan kedua saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam pekan keenam BRI Super League musim 2026/2027. Duel klasik sejak Liga 2 musim 2024/2025 ini dimainkan di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Selasa (20/10/2026) pukul 19.00 WIB.

Meski diatas kertas diunggulkan, pelatih kepala Bhayangkara FC, Oscar Bruzon, secara tegas mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan lawan. Menurutnya, Laskar Mataram—julukan PSIM—sedang berada dalam situasi yang berbahaya akibat periode sulit yang tengah mereka alami.

“Ketika menghadapi tim yang sedang melalui periode sulit, situasi itu justru sangat berbahaya karena mereka akan berusaha membalikkan keadaan. Kami sangat menghormati lawan dan tahu bahwa pertandingan besok akan sulit,” kata Bruzon dalam pre-match press conference, Senin (19/10/2026).

Laga kandang ini menjadi peluang emas bagi The Guardians of Saburai untuk mengamankan poin maksimal demi mendongkrak posisi di klasemen sementara. Saat ini, Bhayangkara FC menempati peringkat kedelapan dengan raihan tujuh poin. Memiliki catatan positif sebagai salah satu dari empat tim yang belum tersentuh kekalahan musim ini.

Sebaliknya, kubu tamu datang ke Lampung dengan beban berat. PSIM saat ini terpuruk di zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-16 klasemen sementara, setelah baru mengoleksi satu poin dari lima pertandingan.

Tren negatif tersebut semakin diperparah dengan dua kekalahan beruntun, yakni takluk 0-4 dari Persija Jakarta dan 1-2 dari PSM Makassar. Rangkaian hasil buruk ini bahkan memaksa manajemen PSIM mendepak pelatih Jean-Paul van Gastel dan menunjuk Guntur Cahyo Utomo sebagai pelatih interim (karteker).

Kendati diunggulkan secara statistik, Wahyu Subo Seto dkk harus melakukan penyesuaian komposisi pemain. Bhayangkara FC dipastikan tampil tanpa dua pilar pentingnya, yakni Matias Ocampo dan Jefferson Brenes. Nama terakhir harus absen akibat sanksi kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Madura United pada pekan lalu.

Oscar Bruzon mengakui bahwa absennya Ocampo dan Brenes merupakan kehilangan bagi tim. Kendati demikian, ia menegaskan hal tersebut tidak boleh menurunkan kualitas permainan tim secara keseluruhan.

“Cara kami mengatasinya adalah dengan mencari solusi. Saya yakin pemain yang selama ini menunggu kesempatan dan bekerja dengan baik bersama tim akan menunjukkan bahwa kami memiliki kedalaman skuad,” tegas pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut.

Bruzon menilai performa timnya terus menunjukkan progres positif dari pertandingan ke pertandingan. Oleh karena itu, laga kandang melawan PSIM ini akan menjadi ajang pembuktian untuk menjaga konsistensi sekaligus mengubah penampilan solid menjadi kemenangan penuh di hadapan pendukung sendiri.

More From Author

Leave a Reply

Berita Terkait: